selamat datang teman. hadapi, hayati dan nikmati. bacaan ini hanya untuk kesenangan belaka. so, enjoy with my blog.
26 Januari, 2017
Ini Kisah Tentang Hujan
Mendadak langit cerah bertukar gelap
Sebab angin meniup awan putih
Mengganti tirai langit tuk sejenak.
Perlahan rintik turun.
Mengenai kaca mobil supir taksi.
Mengenai tangan tukang ojek.
Mengenai wajah pejalan kaki.
"Yahhh, hujan."
"Duh, gak bawa mantel. Kayaknya bakalan awet nih"
"Hujan lagiii, hujan lagiii, bisa bisa jemuran di rumah gak kering-kering"
Andai kau tahu proses langit menurunkan berkah ini,
Masihkah kau mengutuk air yang turun?
Yang kan menghidupi seluruh makhluk.
Air yang tergenang menguap oleh panas.
Menuju awan putih saat terik.
Lama-lama awan dipenuhi air, menjadi berat, kemudian berubah kelabu.
Saat awan sudah tidak sanggup menahan air.
Dengan bantuan angin, rintik pun berjatuhan.
Membasahi rumput dan ilalang.
Membasahi jalan raya.
Membasahi rambut kita.
Peristiwa ini kita sebut hujan.
Jangan anggap ia jatuh dengan mudah.
Ia jatuh setelah langit berdiskusi dengan Penguasa Alam.
Lalu mendapat restu.
Kawan,,, hiduplah dengan baik.
Bukan bagaimana kita mengutuk hujan yang turun saat harus beraktivitas di luar rumah. Tapi bagaimana kita menari bersamanya. Tertawa dan bersyukur dalam rintik.
Bukankah saat berkah ini tidak di turukan dalam waktu berbulan-bulan, kau merengek minta Tuhan menurunkannya.
Sebab kau benci kemarau dan air keruh?
Lalu kenapa lupa bersyukur saat hujan turun berhari-hari?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar