26 April, 2016

Aku, Kau dan Detak Jantung



Menyukaimu adalah sesuatu yang tidak pernah ku pinta sebelumnya.
Menyayangimu, hal yang terjadi begitu saja

            Seandainya waktu dapat ku putar, aku ingin tahu bagaimana detak jantungku berdegub karenamu. Ingin ku menelaah, sesuatu apakah yang membuatku tertarik padamu. Tapi ku tak bisa, karena waktu yang terus bergerak. Hingga ku tak menyadari sedikit pun saat dimana mataku hanya memperhatikanmu. Gerak gerikmu. Dalam diam. Aku jatuh cinta padamu.
            Kini, kau tarik aku untuk  mencari tahu semua tentangmu. Duniamu. Lambat laun, memikirkanmu menjelang terpejam di malam gelap menjadi kebiasaanku. Aku bahagia, meski hanya bisa menggapaimu dalam mimpi. Karena di alam nyata, aku hanyalah gadis pemalu yang diam-diam memperhatikammu dalam jarak jauh. Mencuri-curi pandanganmu.
            Cukup bagiku, bila setip hari ku tahu kabarmu melalui media sosial. Meski kadang statusmu membuatku galau. Cukup, bahkan rasanya lebih saat aku tak mendapatkan kabarmu hari ini. Ku Chat kau tanpa ragu. Ketika kau balas “Alhamdulillah, baik”. Hatiku senang, jantungku berdebar. Seolah kau merespon rasaku ini.
            Pembicaraan berlanjut hingga akhirya ku katakan, “Jagalah kesehatanmu”. Malu tuk ku katakan, sejujurnya ketika Chat denganmu, aku takut. Takut tak mampu memendam rasa ini lebih lama. Tapi aku lebih takut jika kau tahu soal rasaku ini. Bukankah kau akan menjauhi ku?.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar